Bogor - Subbagian Hukum menghadiri Rapat Pembahasan Nota Kesepahaman antara BNPT dengan PT. Arga Bangun Jaya di BNPT Sentul. Rapat dihadiri oleh Kepala Bagian Kepegawaian dan Organisasi dan Kepala Subbagian Hukum dan Tata Usaha Biro.
ESQ telah memantapkan posisinya sebagai mitra strategis bagi berbagai Kementerian dan Lembaga (K/L) di Indonesia dalam bidang pengembangan sumber daya manusia. Kepercayaan ini didasarkan pada metodologi ESQ yang komprehensif dalam menyelaraskan aspek kecerdasan intelektual, emosional, dan spiritual guna mencetak aparatur sipil negara yang berintegritas dan profesional.
Sebagai bentuk penjajakan serius, ESQ telah berhasil melaksanakan tahap uji coba (trial) di lingkungan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT). Pada tahun 2025, rangkaian kegiatan coaching juga telah dilakukan sebagai tindak lanjut awal untuk melihat efektivitas program terhadap peningkatan performa pegawai di lapangan.
Proses penyusunan Nota Kesepahaman (MoU) ini merupakan tindak lanjut langsung atas arahan yang disampaikan oleh Kepala Bagian Kepegawaian kepada Kepala BNPT dan Sekretaris Utama (Sestama). Usulan ini disambut positif oleh pimpinan sebagai langkah strategis organisasi. Selain itu, Bagian Hukum turut memberikan dukungan penuh terhadap program-program pengembangan SDM yang ditawarkan oleh ESQ, mengingat relevansinya dengan kebutuhan instansi saat ini.
Kepala Bagian Kepegawaian menekankan bahwa investasi pada SDM adalah prioritas utama untuk meningkatkan performa organisasi dan kapasitas keilmuan individu. Melalui kolaborasi ini, Biro Kepegawaian akan mendapatkan dukungan teknis dalam proses talent scouting (pencarian bakat) pada unit-unit tertentu. Hal ini dimungkinkan melalui pemanfaatan data yang dikompilasi dan ditelaah secara mendalam oleh tim ahli ESQ.
Sebagai tindak lanjut, Subbagian Hukum dan TU Biro kan menindaklanjuti naskah tersebut dengan menelaah sesuai kebutuhan BNPT secara menyeluruh.