Bogor, Sentul, Hari ini, diadakan rapat bersama Plt. Deputi Bidang Kerjasama Internasional yang menyampaikan 2 isu yang dibahas pada rapat ini. Yang pertama adalah platform Sub-Regional Meeting on Counter Terrorism and Transnational Security (SRM )yang diampu kemenkopolkam, sudah ada pertemuan sebanyak 6 kali dan BNPT diikutsertakan karena isu yang dibahas salah satunya penanggulangan terorisme, rapat hari ini diadakan karena ada yang harus ditindaklanjuti melalui surat menkopolkam langsung ke BNPT yang memberikan mandat langsung ke BNPT. (2/3/26)
Rapat ini terdapat pembahasan terkait isu kedua terkait Global Programme on the Protection of Vulnerable Target oleh UNOCT yang sudah terjalin kerja sama dan sudah berkembang, hal ini ditujukan untuk pengembangan kurikulum Pelatihan Pelindungan Infrastruktur yang Rentan Terhadap Serangan Aksi Terorisme di Indonesia tersusun oleh pihak United Nations Office Of Counter Terroism dan sudah direview. Kurikulum akan bermanfaat dan ke depannya diharapkan bisa dikukuhkan dalam skep kepala yang terintegrasi ke PerBNPT Nomor 4 Tahun 2020 tentang Peningkatan Kemampuan Aparatur Dalam Pencegahan Tindak Pidana Terorisme.
Kesimpulan dan tindak lanjut rapat ini kedepan akan dibuatkan Skep beriringan dengan terjemahan secara bersamaan, draft skep akan disusun dengan melihat perban yang ada sambil dilihat perkembangannya dan selanjutnya dilakukan terjemahan.
RDU